PEMBENTUKAN PENGURUS KOMITE
Oleh : Sry Fahmy Batubara as Shaff Ra Alisyahbana
Setelah selama 7 tahun menjabat sebagai Pengurus Komite Sekolah pada SMPN 1 Natal, maka pada hari ini Sabtu tgl.23 Juli 2011, bertempat di gedung SMPN 1 Natal telah dilaksanakan Pembentukan Pengurus Komite untuk priode 2011-2013. Suatu hal yang sangat wajar sekali dimana sejak pada masa kepemimpinan Drs Zulham Syahputra, kemudian Drs Oloan Nasution dan sekarang Irwan SPd, baru kali ini diadakan penggantian pengurus.
Adapun pengurus Komite yang lama, Ketua : Omran , Wkl.Ketua : Khairuddin Tanjung (alm), Sekretaris : Hafni Tanjung dan Bendahara : Masriah dibantu oleh beberap orang pengurus antara lain Farhan, Zakman SAg,Izrun Nasution,Buyung Ito,Mawarni Diana,Herawani,Rifwan,Syahiddin, Suwaryo dan Sry Fahmy Batubara.
Dengan dipimpin oleh Kepala Sekolah yang dibantu oleh Abdul Malik, maka tersusunlah kepengurusan baru yang terdiri dari ;
Ketua : Ponidi Lazwardi
Wkl.Ketua : H.Muhd Abdul Bashor
Sekretaris : Sry Fahmy Batubara
Bendahara : Juninda Harlini Fuji Lestari, S.Si
Bid.Pembangunan : Darhusin dan Iskandarsyah
Bid.Keuangan : Nirwana dan Darma Sari
Bid.Peningkatan Mutu: Zakman SAg dan Mardin, SPd.
Bid.Humas : Yuliani Enok dan Fahmi Siagian
Tim Manager BOS : Asrin
Sementara itu dari laporan Kasek bahwa di SMPN 1 Natal jumlah siswa sebanyak 318 orang, yang baru lulus 127 orang dan pendatang baru(kls.VII) sebanyak 104 orang dengan jumlah rombel kelas VII 3 lokal,kls VIII 3 lokal dan kelas IX sebanyak 4 lokal. Sedangkan tenaga kependidikan, Guru PNS 12 orang, Guru Komite 6 orang dan PHK sebanyak 3 orang.
Dalam pengarahan sebelum pemilihan pengurus, Abd.Malik salah seorang orangtua siswa menyatakan “ janganlah melihat gedung dan perabotannya, tapi pandanglah guru-gurunya, sebab banyak anak-anak yang menyesal setelah memasuki sekolah lain “.Mewakili orangtua menyarankan kepada pihak sekolah agar menambah MCK yang sudah ada .Ini adalah suatu sindiran kepada sekolah lain karena diperkirakan pada tahun ini kemasukan siswa sepertinya jalan ditempat,walaupun 30 % diantaranya adalah berasal dari luar rayon. Sebenarnya, hal ini tidak perlu diketengahkan, tetapi adakanlah perbaikan dan perobahan disekolah ini agar kita bisa dicari orang dan bukan dengan jalan mengkaji pihak lain. Perlu juga disampaikan bahwa beberapa tahun yang lalu, adanya bantuan untuk pembanguan gedung perpustakaan dimana dananya sudah sampai di Kantor Pos Natal, tetapi sayang ditolak oleh Kepala Sekolah hanya gara-gara kurangnya tanah sekitar 1 meter lagi.
Dalam rapat pembentukan pengurus komite ini,pihak sekolah meminta pendapat atas adanya pengadaan buku LKS di sekolah dengan mendapat persetujuan seluruh orangtua siswa.Juga diharapkan agar semua orangtua menyampaikan kepada anak-anak setiap agar jangan terlambat dan datang kesekolah harus melalui pintu gerbang. Menurut pendapat penulis ini sah-sah saja ,tetapi disana sini banyak celah pagar yang berlobang dan dibagian Utaranya sengaja dibuatkan pintu untuk siswa dengan alasan sudah capek memperbaikin pagar sekolah, sementara dana tidak tersedia untuk itu . Masalah LKS , asalkan buku paket lebih diutamakan daripada LKS, sebab soal ujian yang keluar diwaktu UN adalah berasal dari Buku Paket dan bukan dari LKS. Biasanya, guru-guru akan menugaskan PR kepada anak-anak sebagaimana system LKS yang kebanyakan adalah soal-soal pekerjaan rumah.
Dalam rapat pembentukan pengurus komite ini,pihak sekolah meminta pendapat atas adanya pengadaan buku LKS di sekolah dengan mendapat persetujuan seluruh orangtua siswa.Juga diharapkan agar semua orangtua menyampaikan kepada anak-anak setiap agar jangan terlambat dan datang kesekolah harus melalui pintu gerbang. Menurut pendapat penulis ini sah-sah saja ,tetapi disana sini banyak celah pagar yang berlobang dan dibagian Utaranya sengaja dibuatkan pintu untuk siswa dengan alasan sudah capek memperbaikin pagar sekolah, sementara dana tidak tersedia untuk itu . Masalah LKS , asalkan buku paket lebih diutamakan daripada LKS, sebab soal ujian yang keluar diwaktu UN adalah berasal dari Buku Paket dan bukan dari LKS. Biasanya, guru-guru akan menugaskan PR kepada anak-anak sebagaimana system LKS yang kebanyakan adalah soal-soal pekerjaan rumah.
Semoga ada manfaatnya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar