Minggu, 26 Juni 2011

BINTUNGAN BEJANGKAR

Sering Dimarahi, Roi Tega Bunuh Isteri dan Ibu Mertuanya
Bayu Adi Wicaksono |
Rabu, 20/04/2011 18:56 WIB


Mandailing Natal - Peringatan bagi ibu rumah tangga dan ibu mertua, sebaiknya jangan terlalu sering memarahi suami atau menantu. Roi Chandra Siregar (35), warga di Mandailing Natal, Sumatera Utara, tega mengahabisi nyawa isteri dan ibu mertuanya hanya gara-gara kesal sering di marahi isteri dan ibu mertua karena Roi menganggur.

Roi Chandra Siregar membunuh isterinya Hamidah (40) dan Miskiem (73) ibu mertuanya di dalam rumahnya di Desa Bintungan Bajangkar, Kecamatan Batahan, Mandailing Natal, Sumut, Rabu (20/4/2011).

Dihadapan aparat kepolisian Roi mengaku membunuh Hamidah dan Miskiem dengan cara memukuli bagian kepala kedua korban dengan menggunakan batang kayu yang didapat Roi di belakang rumahnya. "Orang pertama yang saya pukuli adalah isteri saya berikutnya baru mertua saya,' ujarnya.

Roi mengaku terpaksa membunuh dua wanita yang selama ini setia menemani hidupnya hanya karena kedua wanita itu setiap hari memarahi Roi. "Saya menganggur dan setiap hari mereka marahi saya, saya juga ada batas kesabaran dan saat itu saya memang sedang sudah naik pitam," ungkapnya.

Sebelum ditangkap aparat kepolisian, Roi sempat melarikan diri dengan menggunakan sepeda motor usai membunuh isteri dan ibu mertuanya. Namun, upaya Roi gagal, karena aparat kepolisian mengendus keberadaan Roi dan kemudian membekuknya tanpa perlawanan.

Kepala Kepolisian Resor Mandailing Natal, AKBP Ahmad Fauzi mengatakan, atas perbuatan itu, Roi harus mempersiapkan diri untuk hidup di dalam bui selama 15 tahun tanpa ditemani sanak saudaranya lagi. "Roi terbukti bersalah melanggar pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dan kami berharap ini menjadi pelajaran bagi masyarakat untuk lebih baik lagi menjaga hubungan berumah tangga," jelas Ahmad Fauzi. (baw/baw)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar